ribuan buruh pada kota surabaya ingin menggelar apel buruh pada taman surya, rabu (1/5) dalam rangka memperingati hari buruh se-dunia (may day).
koordinator serikat pekerja serikat buruh (spsb) kota surabaya dendy prayitno, selasa, menyampaikan apel buruh tersebut diikuti dengan 28 serikat pekerja dan serikat buruh pada surabaya.
keikutsertaan para buruh dan pekerja selama apel akbar ini adalah upaya untuk mengubah langkah pandang banyak kalangan dan menganggap buruh/pekerja terus turun ke jalan saat perayaan may day. ini jenis kedewasaan rekan-rekan serta serta tenntang kondusivitas pada kota surabaya. pastinya tanpa memangkas mutu serta semangat perjuangan para buruh, ujarnya.
selain itu, lanjut dia, pilihan organisasi buruh/pekerja juga ikut pada apel buruh dalam antaranya dpc kspsi surabaya, dpc fsp kep surabaya, dpc fsp lem, dpc fsp tsk, dpc sarbumusi, dpc spn, dpc produktiva, dpc ppmi, dpc pbs, dpc fkui sbsi. tiap serikat pekerja/buruh menggandeng 40 orang perwakilan.
Informasi Lainnya:
- Bisnis Online Oriflame
- Membeli Apartemen di Jakarta
- Membeli Apartemen di Jakarta
- Bisnis Online Oriflame
dalam model apel akbar nanti, para buruh dan hendak membacakan pernyataan sikap berkaitan melalui yang dituntut reformasi, koreksi, dan perbaikan menyeluruh pada pemerintah kota surabaya, polrestabes surabaya, kejaksaan negeri (kejari) surabaya, kejari tanjung perak, pengadilan negeri surabaya, serta kaum pengusaha surabaya.
beberapa poin pernyataan sikap pekerja/buruh kepada wali kota surabaya selama antaranya agar memerintahkan pada pengawas ketenagakerjaan disnaker kota surabaya agar menurun ke lapangan atas laporan pekerja/buruh dengan masa maksimal 3x24 produk, memerintahkan kepada mediator disnaker kota surabaya supaya proses mediasi maksimal 50 hari kerja.
kemudian, melakukan pengawasan bersama kepada tenaga kerja asing (tka) bersama aparatur tenntang supaya tidak terjadi penyimpangan tka. serta, memberikan dana pembinaan serta pemberdayaan pekerja/buruh tiap tahun dengan proporsional.
sementara tuntutan pekerja/buruh terhadap aparat penegak hukum semisal kepolisian, kejaksaan negeri dan pengadilan negeri untuk menindak tegas pelanggaran union busting pada pengusaha yang melanggar, merespons juga memeriksa dengan tuntas pengaduan pekerja terhadap pelanggaran tindak pidana kejahatan ketenagakerjaan, hindari kriminalisasi ketenagakerjaan dalam pekerja/buruh.
kepala dinas tenaga kerja kota surabaya, dwi purnomo menyatakan apel buruh tersebut ingin dipimpin langsung oleh wali kota surabaya tri rismaharini dan bertindak selaku inspektur upacara.
kota surabaya sudah beda dengan kota/kabupaten lainnya pada menyambut hari buruh. ini merupakan model daripada rekan-rekan serikat buruh/pekerja sendiri. kami hanya memfasilitasi apa yang diharapkan rekan-rekan, katanya.